Langsung ke konten utama

PROSES REAKSI KIMIA ( Chemical Reaction Process )

  • Proses kimia diartikan sebagai peristiwa perubahan pada materi/bahan yang melibatkan perubahan kimia (struktur molekul) . 
  • Pada proses kimia selain terjadi perubahan kimia dapat pula terjadi perubahan yang lain (fasa,suhu,jumlah molekul,dll) .
  • Perubahan kimia tidak berlangsung pada sembarang atmosfer(linkungan) tetapi memerlukan keadaan khusus (syarat2), antara lain : tekanan, suhu, katalisator, dll. 
                      Katalis
  • A + B ------------ > C + q Kal/ mol 
                         p, t 

Hubungan antara P,V,T disebut kondisi V = f (P,T) = F (kondisi) 
Sementara secara ideal : P V / T= konstan

Penggolongan Reaksi 
1. Berdasarkan mekanisme reaksi 
    a. Reaksi adisi (penggabungan) 
        A + B -------------- > C 

    b. Reaksi subtitusi (penggantian) 
        A-B + C-D ---------------- > A-D + B-C 

    c. Reaksi dekomposisi(peruraian) 
        A --------------- > B + C 

2. Berdasarkan salah satu reaktannya 
    a. Reaksi oksidasi 
        C + O2 ------------ > CO2 

    b. Reaksi hidrogenasi 
        C2H4 + H2 --------------- > C2H6 

    c. Reaksi Kloronasi 
        C2H6 + HCl ------------- > C2H5Cl + HCl 

    d. Reaksi hidrasi 
        CaO + H2O ---------------- >Ca(OH)2

3. Berdasarkan kalor yang menyertai 
    a. Reaksi eksotermis 
        A + B -------- > C + q1 kal/ mol 

    b. Reaksi endotermis 
        P + Q ------------ > R – q2 kal/mol 

4. Berdasarkan adanya katalis 
    a. Reaksi katalitik 
                                P,t 
        SO2 + O2 < ====== > SO3 

    b. Reaksi non katalitik 
        C + O2 ---------- > CO2 

5. Bedasarkan arah reaksi 
    a. Reaksi reversible (dapat balik) 
        A + B < ====== > C 

    b. Reaksi irreversible (searah) 
        A + B ------------ > C + D

6. Berdasarkan ukuran reaktan 
    a. Reaksi ionik 
        Na+ + OH- + H+ + Cl - -------- >NaCl + H2O 

    b. Reaksi molekuler 
        CH3COOH + C2H5OH --------- > CH3COOC2H5 + H2O

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prinsip Kerja dan Komponen Sucker Rod Pump atau Pompa Angguk

Pengertian Pompa Angguk (    Sucker Rod Pump ) SRP atau Sucker Rod Pump atau dalam bahasa Indonesianya pompa angguk adalah metoda artificial lift yang tradisional. Di dunia migas, pompa ini merupakan salah satu alat yang dipakai untuk menaikkan minyak bumi dari dalam sumur ke permukaan tanah. Metode pompa ini dipakai untuk sumur-sumur yang sudah tidak mempunyai tekanan inplug pada resrvoarnya, maksudnya sumur yang sudah tidak memiliki tekanan yang cukup untuk menaikkan atau mengalirkan minyak bumi sampai ke permukaan. Prinsip Kerja Pompa Angguk Mekanisme kerja dari pompa angguk merupakan proses kerja dari keseluruhan komponen yang terdapat pada pompa tersebut. Cara kerjanya yaitu: Gerak utama (prime mover) akan menghasilkan gerak rotasi, selanjutnya gerak ini akan diubah menjadi gerak naik turun oleh system pitman crank assembly. Selanjutnya gerak ini akan melalui walking beam dan diteruskan ke horse head dan dijadikan gerak lurus naik turun untuk menggerakkan plunger yang ber...

STRIPPER COLUMN ( KOLOM PELUCUT ) UNTUK PROSES STRIPPING

Pengertian  Stripping adalah operasi pemisahan solut dari fase cair ke fase gas, yaitu dengan mengontakkan cairan yang berisi solut dengan pelarut gas ( stripping agent) yang tidak larut ke dalam cairan. Stripper digunakan untuk memisahkan solut dari cairan sehingga diperoleh gas dengan kandungan solut lebih pekat. Sebagai contoh adalah pemisahan gas nitrogen dan hidrogen pada amoniak cair. Kolom stripper adalah suatu alat yang berbentuk kolom yang berfungsi intuk memisahkan fraksi minyak bumi yang terdiri dari dua atau lebih jenis fraksi. Proses pemisahan dilakukan dengan prinsip perbedaan titik didih antara jenis fraksi yang berada dalam satu campuran yang di sebut dengan stripping. Sebenarnya kolom stripper memiliki fungsi yang mirip dengan kolom destilasi, tetapi stripper hanya melakukan proses pemisahan fraksi tertentu sedangkan kolom destilasi melakukan proses pemisahan hampir keseluruhan dari fraksi yang tergandung dalam minyak bumi. Prinsip Kerja Pada dasarnya prinsip kerja...

Proses Pengolahan Minyak Bumi ( Crude Oil ) Menjadi BBM (Fuel)

·          DISTILASI                    Crude Distilasi unit  (CDU), beroperasi dengan prinsip dasar pemisahan berdasarkan titik didih komponen penyusunnya. Kolom CDU memproduksi produk LPG, Naphta, Kerosin (Minyak Tanah), dan Diesel  yang berfungsi untuk memisahkan minyak mentah atas fraksi-fraksinya pada keadaan atmosfir. Kemudian minyak hasil produk CDU masuk ke proses Treating , Craking , reforming untuk meningkatkan mutu produk . ·          REFORMING (Reformasi Katalitik )                             Setelah dilakukan pemurnian melalui cracking, tahap pengolahan minyak bumi dilanjut dengan proses reforming. Reforming adalah proses merubah struktur molekul fraksi yang mutunya buruk (rantai karbon lurus) menjadi fraksi yang mutunya lebih baik (ranta...